Console generasi baru Sony, Playstation 5, mendulang keberhasilan dengan keberhasilannya menjual hingga 13,4 juta unit.

Berita tersebut terkuak di tengah kelangkaan unit PS5 yang dipasarkan di seluruh dunia, akibat menurunnya produksi chip power yang berefek pada lebih sedikit PS5 dibuat.

Hal ini tentu membuat Sony lebih banyak mendulang pundi uang, melihat keputusan barunya untuk mulai menjual PS5 di atas biaya produksi.

Sebelumnya, Sony menjual rugi PS5 di bawah biaya produksinya, karena berusaha mengandalkan penjualan game untuk keuntungannya.

Meskipun penjualan PS5 meningkat, sayangnya saudaranya PS4 tidak seberuntung itu, hanya 200 ribu unit di kwartal ini, dibandingkan 500 ribu unit di kwartal sebelumnya.

Bisa jadi lebih banyak gamer yang berubah pikiran untuk membeli PS5 dan mengalihkan dana membeli PS4 ke sana, melihat semakin banyaknya game PS5 baru.

Keberhasilan tersebut juga membawa Sony lebih dekat dengan target penjualan PS5 di tahun pertamanya, yaitu 14,8 juta unit.

Selain itu, Sony juga menyatakan telah berhasil menyiapkan komponen untuk memproduksi hingga 22,6 juta unit untuk dijual hingga Maret 2022.

Semakin stabilnya penyediaan komponen tersebut diharapkan dapat mengatasi kelangkaan unit, dan di saat bersamaan juga bisa membuat harganya lebih terjangkau.(*)

Sumber: Joystiq