Turnamen kelas dunia Dota 2 The International 10 ternyata menyisakan petaka untuk beberapa pesertanya, yang terjebak di Rumania akibat Covid-19.

Petaka tersebut menimpa peserta yang berasal dari Filipina, yang tidak bisa kembali ke negaranya akibat adanya peringatan pandemi baru dari pemerintah Filipina.

Agensi penanganan penyakit menular di Filipina, Inter-Agency Task Force for the Management of Emerging Infectious Diseases (IATF-EID) mengeluarkan update baru untuk daftar larangan bepergian ke negara tersebut.

Pada daftar tersebut, Rumania menjadi satu-satunya negara yang masuk bahaya kategori merah, yang merupakan bahaya tertinggi untuk travel.

Terang saja, Rumania telah menunjukkan peningkatan kasus Covid-19 yang tinggi, bahkan sebelum The International 10 dimulai.

Merebaknya virus tersebut di Rumania membuat Valve membatalkan adanya penonton langsung, serta beberapa peserta juga tertular ketika mengikuti bootcamp sebelum turnamen berlangsung.

Tragisnya, daftar merah untuk bepergian dari Rumania dirilis pemerintah Filipina pada 16 Oktober 2021, tepat sehari sebelum final berlangsung.

Akibatnya, pemain dari Filipina tidak bisa kembali ke negaranya, dan kemungkinan besar harus terbang ke negara lain, melakukan tes dan isolasi di sana, kemudian barulah kembali ke negaranya dan kembali dihantam oleh beragam protokol kesehatan.

Saat ini peserta The International 10 dari Filipina masih berusaha untuk menghubungi pihak pemerintah guna mendapatkan akses untuk masuk ke negaranya sendiri.(*)

Sumber: Dot Esports