Apex Legends memperlihatkan keseriusannya dalam menangani cheater dengan menjatuhkan hukuman ban atau tidak bisa main selama beberapa waktu kepada 2.051 pemain.

Cheater yang dijatuhkan hukuman tersebut bukan menggunakan aplikasi cheating seperti aimbot atau wallhack, melainkan karena bekerjasama dengan tim lawan di mode ranked demi mendapatkan poin killing.

Mereka secara bergantian dengan tim yang berkolusi untuk membunuh dan dibunuh, dan dengan demikian bisa meningkatkan rangkingnya di mode tersebut.

Pengumuman pembersihan cheater tersebut dikemukakan melalui tweet Conor Ford, atau yang lebih dikenal di kalangan Apex Legends dengan nama Hideouts, yang juga dengan aktif menerima laporan mengenai cheater di dalam game dan langsung memberikan hukuman.

Pelanggaran lebih dari 2000 cheater tersebut dihukum dengan tidak bisa bermain Apex Legends selama seminggu hingga dua bulan, tergantung dari parahnya pelanggaran yang dilakukannya.

Lebih detilnya, pelanggaran di PS4 menempati posisi teratas dengan 859 pelanggar, di tempat kedua adalah PC dengan 607 pelanggar, disusul dengan Xbox One dengan 562 pelanggar dan di tempat terakhir adalah Nintendo Switch dengan 22 pelanggar.

Ada yang menganggap hukuman tersebut terlalu ringan karena hasil yang diterima oleh cheater tersebut ketika berhasil menempatkan dirinya di dalam ranked mode cukup besar.(*)

Sumber: Dot Esports