Setelah disahkan sebagai cabang olahraga resmi di Indonesia oleh KONI pada Agustus 2020 lalu, tahun ini Esports berkesempatan mengikuti ajang nasional resmi pertamanya, yaitu Eksibisi Esports Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) telah menetapkan empat nomor untuk dipertandingkan antarprovinsi, yaitu Mobile Legends Bang Bang, Free Fire, eFootball PES 2021, dan PUBG Mobile, serta satu nomor pertandingan persahabatan, yaitu Lokapala yang merupakan games buatan anak bangsa. Pada Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 ini, DKI Jakarta menjadi satu-satunya provinsi yang mengantarkan peserta untuk seluruh nomor pertandingan.

“Industri Esports di Indonesia berkembang semakin besar dan sangat tepat bahwa Esports disahkan sebagai cabang olahraga resmi di Indonesia sehingga dapat menjadi jenjang prestasi atlet Esports untuk mengikuti kejuaraan resmi antarnegara, seperti SEA Games dan Asian Games. Kami juga sangat senang karena kualifikasi Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 ini dibuka selebar-lebarnya untuk seluruh masyarakat melalui platform Garudaku yang dikembangkan oleh PB ESI, sehingga siapa pun memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi atlet Esports DKI Jakarta,” papar Ketua Pengurus Esports Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Mayjen TNI (Purn) Neno Hamriono S.I.P., M.M.

Pendaftaran kualifikasi Esports DKI Jakarta telah diikuti oleh 825 peserta Mobile Legends Bang Bang, 316 peserta Free Fire, 275 peserta eFootball PES 2021, dan 820 peserta PUBG Mobile. Peserta keempat nomor pertandingan ini telah melalui tahapan kualifikasi atau Pra PON dan tahap pelatihan daerah. Pada kedua tahapan ini, ESI DKI bekerja sama dengan Gamer’s Paradise di Jakarta Selatan yang menyediakan beberapa VIP Room miliknya sebagai ruang latihan atlet dan koordinasi bagi official.

“Format PON sebagai pertandingan antarprovinsi awalnya kami pikir cukup menantang karena hampir semua pemain Esports sudah memiliki tim masing-masing dengan domisili yang beragam. Saat mereka mendaftarkan diri sebagai peserta kualifikasi Eksibisi Esports PON XX Papua 2021, otomatis mereka harus membuat tim baru. Namun melihat keempat nomor pertandingan berhasil lolos menuju final, artinya mereka mampu menyesuaikan diri dengan cepat berada di dalam tim baru. Dengan begitu kami juga semakin optimis bahwa mereka mampu memberikan yang terbaik bagi DKI Jakarta,” jelas Michael Epafras, Ketua Kontingen Esports DKI Jakarta.

Kontingen Esports DKI Jakarta akan berangkat menuju Papua pada tanggal 17 September 2021 dengan sebelumnya menjalani karantina selama dua hari. Pada masa karantina di DKI Jakarta, ESI DKI memberikan materi peregangan otot yang dapat mereka praktikkan saat bertanding untuk memaksimalkan fokus dan performa, para atlet juga mendapatkan materi pengelolaan emosi sebagai bagian dari sports psychology, dan diskusi santai bersama ketua kontingen dan pelatih agar para atlet mendapatkan tips-tips penting menghadapi pertandingan. Sebagai bagian dari langkah menjaga kesehatan, protokol kesehatan Covid-19 juga selalu dilaksanakan dengan ketat dengan penerapan Swab Antigen, Swab PCR, penggunaan masker, hand sanitizer, dan ruangan latihan yang didisinfeksi secara berkala.

Atlet Esports DKI Jakarta untuk Eksibis Esports PON XX Papua 2021:

Tim Free Fire: Muhammad Haikal (14 tahun), Muhammad Rafli Setiawan (13 tahun), Luthfan Aufa Faqih (23 tahun), dan Muladi Ahmad Yasin (20 tahun).
Tim Mobile Legend Bang Bang: Karsten William Tjugito (15 tahun), Darren Yapaloma (16 tahun), Thomas Setyawan (21 tahun), Daniel (18 tahun), dan Arbi Rizal Haq (22 tahun).
Tim PUBG Mobile: Made Bagus Pramudita (18 tahun), Made Bagas Prabaswara (18 tahun), Eksarachman Jayanto (21 tahun), dan Jason (23 tahun).
Tim eFootball PES 2021 : Elvan Bakkara (31 tahun) dan Muhammad Abdul Aziz (24 tahun).