Beberapa waktu lalu, beberapa konten kreator game Destiny terkenal di Youtube terkena klaim copyright oleh Bungie selaku developernya, dan komunitas menyerang developer tersebut melalui media sosial.

Ternyata klaim tersebut adalah palsu karena dilakukan oleh beberapa oknum dengan memalsukan alamat internetnya supaya mirip Bungie, dan melayangkan klaim tersebut ke Youtube.

Tidak ingin namanya tercemar di kalangan komunitas Destiny, Bungie mengejar oknum tersebut, yang dinyatakan berjumlah sepuluh orang ke pengadilan.

Pada tuntutan tersebut, Bungie juga menyatakan perlunya perbaikan sistem copyright takedown atau DMCA pada Youtube, yang begitu mudahnya menerima klaim hak cipta tanpa menyelidiki lebih dalam sebelum mematikan video.

Bungie juga menambahkan serangan tersebut merupakan balasan kepada Bungie, akan klaim hak cipta resminya terhadap video lagu soundtrack asli atau OST di Youtube.

Untuk itu, Bungie akan menuntut ganti rugi sebesar $150 ribu atau sekitar 2.1 milyar Rupiah untuk setiap pelaku klaim copyright palsu tersebut.(*)

See also  The game is a prequel to Metal Gear Solid V: The Phantom Pain

Sumber: Eurogamer